Surabaya (perempuanriang.com) – Industri drama Korea kembali menghadirkan serial yang memancing perhatian publik melalui Teach You a Lesson (참교육), drama aksi berlatar dunia pendidikan yang tayang secara global di Netflix pada 5 Juni 2026. Diadaptasi dari webtoon populer Get Schooled karya Chae Yong-taek dan Han Ga-ram, serial ini menawarkan cerita yang berbeda dari drama sekolah pada umumnya dengan mengangkat persoalan disiplin, perundungan, kekerasan di lingkungan pendidikan, hingga lemahnya perlindungan terhadap guru.
Drama ini ditulis oleh Lee Nam-kyu, Kim Da-hee, dan Moon Jong-ho serta disutradarai Hong Jong-chan. Deretan pemeran utamanya diperkuat oleh Kim Mu-yeol, Lee Sung-min, Jin Ki-joo, dan Pyo Ji-hoon yang berhasil menghadirkan karakter dengan dinamika kuat di setiap episodenya.
Sejak penayangan perdana, Teach You a Lesson langsung menjadi salah satu serial nonbahasa Inggris dengan performa terbaik di Netflix. Popularitasnya tidak hanya terlihat dari jumlah penonton yang terus meningkat, tetapi juga dari diskusi luas di media sosial mengenai tema yang diangkat. Meski demikian, serial ini juga menuai kontroversi karena dianggap menghadirkan pendekatan ekstrem terhadap penyelesaian persoalan di sekolah.
Pada Juli 2026, berbagai media Korea Selatan melaporkan bahwa musim kedua mulai memasuki tahap pembahasan. Hingga kini, jadwal produksi maupun daftar pemain untuk kelanjutan serial tersebut masih belum diumumkan secara resmi.
Sinopsis
Cerita Teach You a Lesson bermula setelah serangkaian kasus kekerasan di lingkungan sekolah memicu pembentukan BPHP sebagai lembaga perlindungan hak pendidikan. Na Hwa-jin ditugaskan untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang melibatkan siswa, guru, hingga pihak sekolah dengan metode yang sering kali berada di luar pendekatan pendidikan tradisional.
Sepanjang serial, penonton akan diajak mengikuti beragam kasus yang diangkat dari isu sosial berbeda, mulai dari perundungan, penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar, judi daring, penyebaran fitnah melalui media sosial, tekanan akademik dari orang tua, kekerasan terhadap guru, hingga praktik korupsi di lingkungan pendidikan.
Masing-masing kasus berdiri sebagai cerita tersendiri, tetapi tetap saling berkaitan dalam membangun konflik besar mengenai bagaimana sistem pendidikan menghadapi perubahan sosial yang semakin kompleks. Tanpa membocorkan alur utama, setiap episode menghadirkan dilema yang membuat penonton mempertanyakan apakah tindakan keras benar-benar mampu menjadi solusi bagi berbagai persoalan tersebut.
Salah satu kekuatan serial ini terletak pada keberhasilannya memadukan unsur aksi, investigasi, drama psikologis, dan kritik sosial dalam satu alur cerita yang tetap mudah diikuti. Penonton tidak hanya disuguhi adegan laga, tetapi juga diajak memahami tekanan yang dialami guru, siswa, maupun keluarga dari sudut pandang yang berbeda.
Deretan Pemeran Utama yang Menjadi Kekuatan Serial
Keberhasilan Teach You a Lesson tidak lepas dari penampilan para pemain utamanya. Kim Mu-yeol tampil meyakinkan sebagai Na Hwa-jin, sosok inspektur BPHP yang memiliki latar belakang militer dan dikenal tegas dalam menjalankan tugasnya.
Lee Sung-min memerankan Choi Gang-seok, Menteri Pendidikan sekaligus pendiri BPHP yang menjadi salah satu tokoh sentral dalam perkembangan cerita. Karakter ini menghadirkan perspektif mengenai hubungan antara kebijakan pemerintah dan implementasinya di dunia pendidikan.
Jin Ki-joo berperan sebagai Im Han-rim, mantan sersan pasukan khusus yang bergabung sebagai inspektur BPHP. Karakternya dikenal memiliki kepribadian yang emosional, spontan, dan berani mengambil risiko dalam setiap operasi.
Sementara itu, Pyo Ji-hoon memerankan Bong Geun-dae, seorang lulusan KAIST yang bertugas sebagai analis teknologi sekaligus pendukung utama berbagai operasi investigasi BPHP. Meski tidak mengandalkan kekuatan fisik, kemampuan analisis dan teknologi yang dimilikinya menjadi elemen penting dalam penyelesaian berbagai kasus.
Keempat karakter tersebut membentuk dinamika tim yang menjadi salah satu daya tarik utama serial, terutama karena masing-masing memiliki latar belakang, keahlian, dan cara pandang yang berbeda dalam menyelesaikan persoalan.
Mengangkat Isu Pendidikan yang Dekat dengan Realitas
Berbeda dengan kebanyakan drama sekolah yang berfokus pada kisah remaja atau romansa, Teach You a Lesson menjadikan persoalan sistem pendidikan sebagai inti cerita. Drama ini mengisahkan pembentukan Biro Perlindungan Hak Pendidikan (BPHP), sebuah lembaga khusus yang dibentuk pemerintah Korea Selatan dalam cerita untuk menangani meningkatnya kasus perundungan, kekerasan terhadap guru, serta menurunnya otoritas tenaga pendidik di sekolah. Na Hwa-jin, mantan kapten pasukan khusus yang kini menjadi inspektur BPHP, bersama timnya ditugaskan menangani berbagai kasus yang dinilai tidak lagi dapat diselesaikan melalui pendekatan pendidikan konvensional.
Melalui setiap misi BPHP, serial ini mengangkat beragam persoalan yang relevan dengan dunia pendidikan modern, mulai dari perundungan, penyalahgunaan narkoba, perjudian daring, tekanan akademik, fitnah di media sosial, hingga konflik antara orang tua dan guru. Di saat yang sama, Teach You a Lesson juga menyoroti tekanan psikologis yang dialami para pendidik akibat minimnya perlindungan hukum. Perpaduan antara aksi, investigasi, dan isu sosial tersebut menjadikan drama ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memicu diskusi mengenai batas antara penegakan disiplin dan penggunaan kekerasan dalam lingkungan pendidikan.
Alur Cerita yang Padat Tanpa Kehilangan Fokus
Dengan durasi yang relatif panjang, Teach You a Lesson berhasil menjaga ritme cerita agar tetap menarik. Setiap kasus memiliki konflik, penyelidikan, serta penyelesaian yang berbeda sehingga penonton tidak mudah merasa jenuh.
Meski demikian, seluruh rangkaian kasus tetap terhubung dengan misteri utama yang menjadi benang merah sepanjang musim pertama. Pendekatan ini membuat penonton terdorong untuk terus mengikuti perkembangan cerita hingga episode terakhir tanpa merasa alurnya berputar di tempat.
Drama ini juga berhasil menyeimbangkan adegan aksi dengan drama emosional. Beberapa episode menyajikan pertarungan yang intens, sementara episode lainnya lebih banyak mengeksplorasi kondisi psikologis guru, siswa, maupun keluarga yang terdampak oleh berbagai konflik pendidikan.
Sinematografi dan Adegan Aksi Menjadi Daya Tarik Utama
Sebagai drama bergenre aksi, Teach You a Lesson menampilkan koreografi pertarungan yang cukup rapi dan realistis. Berbekal latar belakang karakter utama sebagai mantan anggota pasukan khusus, berbagai adegan laga terasa selaras dengan alur cerita dan tidak sekadar menjadi hiburan semata.
Hong Jong-chan sebagai sutradara memanfaatkan tata kamera yang dinamis untuk memperkuat ketegangan dalam setiap operasi BPHP. Penggunaan pencahayaan yang cenderung gelap pada sejumlah adegan turut membangun atmosfer serius yang sesuai dengan tema besar serial ini.
Selain itu, proses penyuntingan juga berjalan cukup efektif. Perpindahan antara adegan investigasi, drama emosional, hingga aksi fisik berlangsung mulus sehingga cerita tetap mudah diikuti meskipun memuat banyak karakter dan konflik.
Menjadi Fenomena Global di Netflix
Di luar kontroversi yang mengiringinya, Teach You a Lesson mencatat pencapaian komersial yang sangat kuat di tingkat internasional. Tak lama setelah dirilis pada 5 Juni 2026, serial ini berhasil menempati posisi pertama dalam daftar Top 10 TV Non-English Netflix secara global selama dua pekan berturut-turut.
Pada minggu kedua penayangannya, drama ini masuk ke jajaran 10 besar serial Netflix di lebih dari 90 negara dan berhasil menduduki peringkat pertama di 46 negara. Dalam periode tersebut, Teach You a Lesson mencatat sekitar 21,1 juta penayangan, menjadikannya serial nonbahasa Inggris yang paling banyak disaksikan di platform tersebut pada minggu itu.
Popularitasnya terus bertahan selama empat minggu berturut-turut di posisi puncak kategori TV Non-English Netflix. Secara akumulatif, serial ini mengumpulkan lebih dari 490 juta jam tayang, sekaligus menempatkannya sebagai salah satu serial original Netflix Korea dengan jumlah penonton terbanyak sepanjang masa.
Kesuksesan tersebut menunjukkan bahwa tema yang diangkat memiliki daya tarik universal. Persoalan seperti perundungan, tekanan akademik, penyalahgunaan narkoba, hingga lemahnya perlindungan terhadap tenaga pendidik ternyata juga mendapat perhatian dari penonton di berbagai negara.
Respons Positif dari Kalangan Guru
Salah satu dampak menarik setelah penayangan drama ini adalah munculnya tanggapan dari kalangan pendidik di Korea Selatan.
Federasi Asosiasi Guru Korea menyebut serial tersebut berhasil mengangkat berbagai persoalan yang selama ini menjadi perhatian tenaga pendidik, seperti meningkatnya kasus kekerasan terhadap guru, menurunnya disiplin siswa, serta perlunya perlindungan hukum yang lebih kuat bagi profesi guru.
Organisasi tersebut mengakui bahwa penggunaan kekerasan dalam cerita memang memunculkan perdebatan. Namun, mereka juga menilai drama tersebut berhasil membuka ruang diskusi publik mengenai tantangan nyata yang dihadapi sekolah-sekolah modern.
Dengan kata lain, terlepas dari pendekatan fiksional yang digunakan, serial ini dinilai mampu mendorong masyarakat untuk kembali membahas hubungan antara hak siswa, perlindungan guru, dan efektivitas sistem pendidikan.
Dampak hingga Memicu Wacana di Dunia Nyata
Popularitas Teach You a Lesson bahkan disebut berdampak pada munculnya wacana kebijakan di Korea Selatan.
Setelah serial tersebut menjadi fenomena nasional, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Gyeonggi terpilih, Ahn Min-seok, mengusulkan pembentukan lembaga yang memiliki fungsi serupa dengan Biro Perlindungan Hak Pendidikan (BPHP) sebagaimana digambarkan dalam drama.
Usulan tersebut disampaikan sebagai bagian dari gagasan untuk memperkuat perlindungan terhadap guru yang menghadapi berbagai bentuk kekerasan maupun tekanan selama menjalankan tugas di sekolah.
Meski hanya berupa usulan, kemunculan ide tersebut menunjukkan bahwa drama ini berhasil memancing diskusi publik mengenai pentingnya memperkuat sistem perlindungan bagi tenaga pendidik.
Kontroversi yang Mengiringi Penayangannya
Di balik keberhasilannya, Teach You a Lesson juga tidak lepas dari berbagai kontroversi.
Sebelum adaptasi live action diumumkan, webtoon Get Schooled yang menjadi sumber cerita sempat menuai kritik pada tahun 2023 karena beberapa episodenya dianggap memuat penggambaran yang kontroversial terkait isu ras, perempuan, serta kelompok minoritas.
Kontroversi tersebut membuat versi bahasa Inggris webtoon sempat dihentikan dari sejumlah platform digital sebelum akhirnya kembali diterbitkan di Korea Selatan setelah melalui penyesuaian.
Saat Netflix mengumumkan produksi serial ini, sejumlah organisasi pendidikan dan serikat guru di Korea Selatan juga menyampaikan penolakan. Mereka menilai premis mengenai aparat pemerintah yang menggunakan kekerasan fisik terhadap siswa berpotensi menimbulkan persepsi yang keliru mengenai penyelesaian konflik di lingkungan pendidikan.
Selain itu, beberapa penggemar aktor yang dikabarkan akan bergabung dalam proyek tersebut sempat menyampaikan keberatan karena latar belakang kontroversi webtoon aslinya.
Menanggapi berbagai kritik tersebut, Netflix menyatakan bahwa proses adaptasi dilakukan dengan pendekatan yang lebih hati-hati dan mempertimbangkan berbagai masukan publik. Pihak produksi juga menegaskan bahwa sejumlah bagian cerita telah disesuaikan agar penyampaiannya lebih proporsional dibandingkan materi sumbernya.
Apakah Layak Ditonton?
Sebagai drama aksi berlatar sekolah, Teach You a Lesson menawarkan pengalaman menonton yang berbeda dibandingkan serial Korea bertema pendidikan pada umumnya.
Alih-alih berfokus pada kisah cinta remaja, serial ini menghadirkan cerita yang sarat konflik sosial, investigasi, dan kritik terhadap sistem pendidikan. Isu seperti perundungan, penyalahgunaan media sosial, tekanan akademik, kekerasan terhadap guru, perjudian daring, hingga penyalahgunaan narkoba dikemas dalam alur yang padat tanpa kehilangan unsur hiburan.
Di sisi lain, pendekatan ekstrem yang digunakan BPHP menjadi aspek yang kemungkinan akan memunculkan perbedaan pandangan di kalangan penonton. Sebagian melihatnya sebagai bentuk katarsis terhadap berbagai persoalan pendidikan, sementara sebagian lainnya menganggap metode tersebut terlalu kontroversial.
Terlepas dari perdebatan tersebut, Teach You a Lesson berhasil menjadi salah satu drama Korea yang paling banyak diperbincangkan sepanjang 2026. Dukungan akting yang solid, alur cerita yang intens, kualitas produksi yang baik, serta keberanian mengangkat isu sosial menjadikan serial ini layak mendapat perhatian bagi penonton yang menyukai drama aksi dengan tema pendidikan.
Dengan kabar bahwa musim kedua masih berada dalam tahap pembahasan, antusiasme penggemar terhadap kelanjutan kisah Na Hwa-jin dan tim BPHP masih terus berlanjut. (tas)
Pantau info terbaru perempuanriang.com di Google News

